Komitmen Akan Kebutuhan Masyarakat, Pemko Pekanbaru Siapkan Anggaran Untuk Pembangunan Kecamatan Senapelan

Administrator - Senin, 02 Maret 2026 20:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.potretnegerinews.com/uploads/images/202603/_5331_Komitmen-Akan-Kebutuhan-Masyarakat--Pemko-Pekanbaru-Siapkan-Anggaran-Untuk-Pembangunan-Kecamatan-Senapelan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 171

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 172

Potretnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menegaskan komitmen pemko untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Pada periode kepemimpinan saat ini, kepala daerah secara aktif menghadiri Musrenbang di seluruh kecamatan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kantor Kecamatan Senapelan, Senin (2/3/2026).

"Saya dan wali kota secara bergantian menghadiri Musrenbang. Agar, seluruh wilayah tetap terjangkau," katanya.

Forum Musrenbang merupakan ruang strategis untuk menangkap aspirasi warga secara langsung. Dalam forum tersebut, pemko dapat menilai urgensi setiap usulan yang disampaikan warga, apakah masuk kategori prioritas, dapat ditunda hingga tahun berikutnya, atau memang belum memungkinkan untuk direalisasikan.

"Kami ingin melihat dan mendengar langsung aspirasi warga. Dari cara penyampaian hingga penekanan suara, biasanya dapat tergambar tingkat urgensinya. Itu menjadi bahan pertimbangan kami dalam merangkum prioritas pembangunan," ujar Markarius.

Pembangunan tidak boleh semata-mata bersumber dari perencanaan teknokratis yang disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Melainkan, perencaan pembangunan harus berbasis aspirasi warga.

"Selama ini, proses Musrenbang telah berlangsung setiap tahun. Namun, belum seluruhnya menjadi acuan utama dalam pelaksanaan program," tutur Markarius.

Karena itu, pemko berupaya memperkuat pola komunikasi langsung dengan warga. Selain melalui Musrenbang, dirinya dan wali kota juga kerap turun langsung ke lapangan menindaklanjuti pengaduan warga, ketua rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), maupun tokoh masyarakat.

"Kami juga menyediakan alokasi khusus untuk kegiatan yang bersifat mendesak dan darurat," sebut Markarius.

Dalam kesempatan tersebut, diungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk Kecamatan Senapelan pada tahun ini. Pemko Pekanbaru menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp10,8 miliar hingga Rp10,9 miliar untuk kecamatan tersebut.

Selain itu, terdapat tambahan pagu organisasi perangkat daerah (OPD) lebih dari Rp21 miliar yang tersebar di sejumlah dinas, seperti Dinas Pendidikan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Ia juga meluruskan pemahaman terkait program "Rp100 juta per RW" yang menjadi bagian dari janji kampanye. Dana tersebut bukan diberikan secara tunai. Melainkan, dana itu dialokasikan untuk mengakomodasi kegiatan prioritas di setiap RW guna mendorong pemerataan pembangunan.

"Angka Rp100 juta itu merupakan gambaran pemerataan. Nanti setiap RW dapat memilih program yang paling mendesak. Jika dalam pembahasan ternyata membutuhkan anggaran lebih besar, tentu akan disesuaikan agar persoalan di wilayah tersebut benar-benar tuntas," jelas Markarius.

Selain membahas pembangunan fisik dan sosial, forum Musrenbang juga dimanfaatkan untuk mengoordinasikan penanganan stunting di tingkat kecamatan. Berdasarkan data pemko, di Kecamatan Senapelan terdapat 23 anak yang mengalami stunting dari total 528 kasus di Pekanbaru.

Markarius berharap isu stunting dapat menjadi bagian integral dalam perencanaan pembangunan, khususnya di bidang sosial dan kesehatan. Pemko menargetkan penanganan stunting dapat dituntaskan melalui program intervensi gizi yang telah dimulai sejak tahun lalu dan akan terus dilanjutkan tahun ini.

"Kami ingin persoalan stunting ini benar-benar selesai. Jika belum tuntas, program intervensi gizi akan terus dilanjutkan hingga anak-anak kita mendapatkan penanganan yang optimal," pungkasnya.

Editor: Sigalingging


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Cegah Kemacetan, Pemko Pekanbaru Berencana Pasang Lampu Lalu Lintas di Bundaran Tugu Songket

Daerah

Komit Pada Pembenahan Insfrastruktur, Pemko Pekanbaru Lakukan Perbaikan Jalan

Daerah

Pemko Pekanbaru Wajibkan Seluruh Tempat Hiburan Malam Tutup Total Selama Ramadhan

Daerah

Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Pemko Pekanbaru Lakukan Penertiban Tiang Billboard dan Baliho

Daerah

Permudah Pelayanan Terhadap Masyarakat, Pemko Pekanbaru Akan Tempatkan Pegawai di Setiap RW

Daerah

Utamakan Kemudahan Bagi Penyandang Disabilitas, Pemko Pekanbaru Berencana Bangun JPO