DPP-SPKN Pertanyakan Anggaran 2023-2025 di Pos Belanja Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru

Administrator - Rabu, 14 Januari 2026 13:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.potretnegerinews.com/uploads/images/202601/_2147_DPP-SPKN-Pertanyakan-Anggaran-2023-2025-di-Pos-Belanja-Sekretariat-DPRD-Kota-Pekanbaru.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 171

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/potretne/public_html/amp/detail.php on line 172

Potretnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-SPKN) mengendus aroma dugaan ketidak wajaran pada sejumlah pos belanja di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2023-2025. Dari hasil telaah tim SPKN menemukan sejumlah pos belanja dengan nilai signifikan, sehingga patut dipertanyakan kewajaran dan urgensinya. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP-SPKN, Frans Sibarani kepada awak media, Rabu (14/01/2026) di Pekanbaru.

Atas dugaan tersebut "Kami telah mengirimkan surat klarifikasi terkait hal-hal tersebut dengan Surat Nomor : 011/Konf-DPP-SPKN/I/2026 tanggal 13 Januari 2026. tentang Klarifikasi Terkait Kegiatan Anggaran Belanja di DPRD Pekanbaru tahun Anggaran 2023-2025. "Tujuanya untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD kota Pekanbaru,"ujar Frans Sibarani

Dikatakan Frans Sibarani, kecurigaan itu mencuat setelah tim SPKN menelaah seluruh kegiatan di Setwan DPRD Pekanbaru pada tiga tahun anggaran. Yakni, Tahun anggaran 2023 sebesar Rp79.166.217.306 dengan 661 item kegiatan. Selanjutnya Tahun anggaran 2024 sebesar Rp62.412.667.342 dengan 699 item kegiatan serta tahun 2025 dengan 751 item kegiatan dengan anggaran sebesar Rp61.739.937.000, urai Frans.

"Dari berbagai item pembelanjaan bernilai besar diduga adanya ketidak sesuaian fakta dengan kegiatan dilapangan," papar nya.

Ditegaskan Frans Sibarani, DPP-SPKN selaku kontrol sosial selalu menjunjung tinggi dan menghormati azas praduga tak bersalah. Untuk kami meminta pihak sekretariat DPRD Pekanbaru agar segera memberikan tanggapan atas surat konfirmasi/klarifikasi kami, ujarnya.

Kami mendorong Sekretariat DPRD Pekanbaru untuk memberikan penjelasan resmi dan terbuka terkait perencanaan, peruntukan, hingga realisasi anggaran tersebut. Langkah ini dinilai penting agar tidak memunculkan tafsir liar dan dugaan negatif di ruang publik guna memastikan seluruh pembelanjaan berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sebut Frans Sibarani.

Ia menegaskan, Transparansi adalah kunci. Jika semua prosedur sudah sesuai aturan. Dan jika dalam waktu dekat ini, pihak Setwan DPRD Pekanbaru tidak memberikan tanggapan, maka DPP-SPKN siap melaporkan ke Aparat Penegak Hukum, tegasnya.

Sambung Frans setelah ini DPP-SPKN akan buat laporan ke APH agar penegakan hukum benar benar berjalan, tanpa kepentingan politik atau golongan agar kegiatan DPRD Pekanbaru tahun anggaran 2023 -2025 yang sudah kita sampaikan dilakukan pengembangan secara intensif dengan mencocokkan data kegiatan dan fakta dilapangan. Dan surat kami sebagai bukti awal dan dapat menjadi dasar hukum untuk kelanjutan pemeriksaan, tutup Frans Sibarani.

Sekretaris dewan Perwakilan Rakyat (Setwan) DPRD Pekanbaru, Hambali yang dicoba konfirmasi, lewat pesan WhatsApp nya, namun hingga berita ini dilansir belum bisa dihubungi.

Editor: Sigalingging


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Sarat Kejanggalan, DPP-SPKN Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan CHROMEBOOK di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau ke Kejati

Daerah

DPP SPKN Siapkan Laporan ke KPK Dugaan Korupsi Kadiskes Pelalawan Dalam Penggunaan Anggaran Belanja "Bahan-bahan Lainnya" TA 2023-2024

Daerah

Bertujuan Menambah Wawasan, DPP-SPKN Gelar Talkshow Tentang Kepastian Hukum Terkait Kerusakan Hutan

Daerah

Adakan Rakernas I, DPP-SPKN Gelar Talk Show Anti Korupsi

Daerah

Pembangunan Puskesmas Bukit Kayu Kapur Kota Dumai Resmi Dilaporkan DPP-SPKN ke Kejati Riau